“Polantas Menyapa”, Satlantas Polres Cilegon Sosialisasikan Aplikasi Pelayanan SIM, Pengisian IKM, dan Uji Teori yang Humanis

 C


ilegon – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan transparan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon Polda Banten kembali melaksanakan program “Polantas Menyapa” di Kantor Satpas SIM Polres Cilegon, Kamis (6/11/2025).


Program ini menjadi bagian dari komitmen Polres Cilegon dalam mendukung kebijakan Korlantas Polri, yang berfokus pada penguatan pelayanan lalu lintas berbasis humanis dan teknologi. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan administratif, tetapi juga edukasi langsung mengenai berbagai aspek pelayanan dan keselamatan berkendara.


Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Ridwan, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa “Polantas Menyapa” di Satpas SIM merupakan wujud pelayanan publik yang lebih terbuka dan komunikatif.


“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik, di mana masyarakat bukan hanya dilayani, tetapi juga diberi pemahaman yang benar tentang setiap proses pembuatan SIM. Kami ingin memastikan semua berjalan dengan jujur, transparan, dan mudah diakses,” ungkapnya.


Dalam kegiatan tersebut, para petugas Satlantas aktif memberikan penjelasan kepada para pemohon mengenai biaya resmi pembuatan SIM, tahapan ujian teori dan praktik, serta waktu penyelesaian administrasi. Petugas juga menyosialisasikan pentingnya memanfaatkan aplikasi pelayanan SIM yang mempermudah masyarakat dalam proses pendaftaran, pengaturan jadwal, dan pemantauan status permohonan secara daring.


Selain itu, masyarakat juga diajak untuk mengisi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagai bentuk evaluasi atas mutu pelayanan yang diberikan oleh Satlantas Polres Cilegon. “Melalui pengisian IKM, kami bisa mendengar langsung masukan masyarakat agar pelayanan terus kami tingkatkan. Setiap penilaian dari masyarakat menjadi dasar perbaikan kami ke depan,” tambah AKP Ridwan.


Baur SIM Satlantas Polres Cilegon, Aipda Ana Maolana, turut menambahkan bahwa transparansi dan edukasi menjadi prioritas dalam setiap pelayanan yang diberikan. Ia juga menjelaskan bahwa uji teori pembuatan SIM kini dilaksanakan secara digital dengan pendekatan yang lebih ramah dan informatif.


“Tes teori di Satpas Polres Cilegon kini dilakukan menggunakan sistem komputer yang interaktif. Petugas kami mendampingi peserta agar memahami setiap tahapan dengan baik, bukan sekadar lulus ujian, tetapi juga memahami aturan lalu lintas secara menyeluruh,” ujarnya.


Selain fokus pada pelayanan administrasi, kegiatan “Polantas Menyapa” juga diisi dengan dialog ringan seputar etika berlalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, dan pentingnya disiplin berkendara di jalan raya.


Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Cilegon berharap dapat memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjadi pengguna jalan yang tertib, sadar hukum, dan berkeselamatan.


“Pelayanan terbaik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketulusan dalam mengedukasi. Kami ingin setiap masyarakat yang datang ke Satpas pulang dengan pengetahuan dan pengalaman pelayanan yang baik,” tutup AKP Ridwan.


Posting Komentar

0 Komentar