Kamis, 24 Februari 2022

author photo


 Cilegon, Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Sigit Haryono, Sik, SH melaksanakan pengecekan Lokasi atau Sumber dari Suara atau dentuman yang terdengar diwilayah merak dan sekitarnya yang merupakan berasal dari Salah Satu Perusahaan yaitu MCCI, Cilegon, Banten, Rabu, (23/2)


Dalam kegiatan pengecekan lokasi atau sumber Suara atau dentuman Kapolres Cilegon Polda Banten didampingi Komandan Gegana Brimob Polda Banten, Kabagops Polres Cilegon, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasipropam Polres Cilegon dan Kasihumas Polres Cilegon Polda Banten serta Manajemen Perusahaan MCCI Cilegon.


Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Sigit Haryono, Sik SH mengatakan bahwa Seperti kita ketahui tadi pagi kami Polres Cilegon menerima informasi dari masyarakat terjadi dentuman suara keras atau ledakan yang terjadi di Wilayah Gerem, Cilegon, karena itu dari pagi tadi sekitar pukul 04.00 wib petugas kami langsung menuju lokasi, pertama yang dilakukan adalah memastikan bersama manajemen perusahaan untuk keselamatan karyawan kemudian menjaga status Quo dari pada pabrik ini, setelah itu melakukan pembersihan pembersihan terhadap cairan cairan dan dilanjutkan pengecekan oleh pihak Manajemen perusahaan itu merupakan cairan cairan kimia memang baunya menyengat tetapi tidak berbahaya.


Dimana juga menurut keterangan dari pada perusahaan sehingga mereka yang lebih tahulah dengan cairan yang ada namun demikian kami kepolisian Polres Cilegon Polda Banten tetap melakukan proses penyelidikan terkait dengan ledakan hari ini dan Kami juga menurunkan dari Tim Detasemen Gegana Polda Banten yaitu unit KBR (kimia biologi dan radioaktif) tujuannya adalah melakukan pemeriksaan dan menganalisa apakah ketika cairan yang ada tersebut nantinya bertemu dengan zat kimia lain akan menimbulkan reaksi. Ujar AKBP Sigit Haryono.



Dan sampai saat ini kami sampaikan suara dentuman tersebut disebabkan adanya tekanan tekanan dari reaktor-reaktor (Alat) untuk membuat zat kimia bahan poliester/ benang dan pada reaktor tersebut dialirkan dialirkan melalui pipa menuju filter-filter ini kemudian terjadi kebocoran berawal karena perbedaan tekanan, cairannya isinya air panas kemudian dicampur dengan tadi bahan kimia tadi kemudian ketika terlepas ke udara menimbulkan perbedaan tekanan dan terjadi ledakan atau suara dentuman mendorong pipa-pipa tersebut terangkat kurang lebih 40 derajat kemudian isinya menyembur keluar. Tambah AKBP Sigit Haryono.


Isi Cairan tersebut keluar sempat mengenai PT. Pertamina Tanjung Gerem karena berdampingan dengan Pertamina, di sana ada korban-korban mengalami trauma karena suara ledakan, sesak nafas, kemudian ada sakit di mata tapi setelah dilakukan perawatan saat ini korban berjumlah 6 orang sudah diperkenalkan kembali ke rumah namun masih dalam proses observasi, Kami Pastikan Dentuman tadi Pagi bukan berasal dari BOM atau Bahan Peledak tetapi terjadi karena adanya perbedaan tekanan antar cairan. Tambah AKBP Sigit Haryono


Dan Pihak Perusahaan juga siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut dengan menghubungi Lurah setempat dan sampai saat ini belum ada laporan masyarakat yang terdampak kejadian tersebut, yang ada Korban yang 6 tadi yang merupakan berasal dari awak mobil tangki yang akan mengambil bahan bakar dan akan diteruskan nantinya kemasyarakatan atau konsumen. "Dan sampai saat ini suplai bahan bakar tidak terganggu kegiatan tetap berlangsung, tadi saya sudah kesana distribusi BBM Tidak terganggu". Tutup AKBP Sigit Haryono.

your advertise here

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement